Kamis, 27 Februari 2014

Alasan Menikah

Jika landasan pernikahan adalah karena SEX, maka pasangan rajin bertengkar jika pelayanan di kamar tidur tidak memuaskan.

Jika landasan pernikahan adalah karena HARTA, maka pasangan bakal bubar jika bangkrut.

Jika landasan pernikahan adalah karena TUBUH, pasangan bakal lari jika rambut beruban dan muka keriput atau badan jadi gendut.

Jika landasan pernikahan adalah karena ANAK, maka pasangan akan cari alasan untuk pergi jika buah hati (anak) tidak hadir.

Jika landasan pernikahan adalah karena KEPRIBADIAN, pasangan akan lari jika orang berubah tingkah lakunya.

Jika landasan pernikahan adalah karena CINTA, hati manusia itu tidak tetap dan mudah terpikat pada hal-hal yang lebih baik, lagi pula manusia yang dicintai pasti MATI.

Jika landasan pernikahan adalah karena IBADAH kepada Allah, sesungguhnya Allah itu KEKAL dan MAHA PEMBERI HIDUP kepada makhluknya.

ALLAH mencintai hambanya melebihi seorang ibu mencintai bayinya.

Maka tak ada alasan apapun di dunia yang dapat meretakkan rumah tangga kecuali jika pasangan mendurhakai Allah.

Senin, 24 Februari 2014

UANG

Perkenalkan namaku adalah UANG
Orang barat menyebutku MONEY.

Wajahku biasa saja, fisikku juga lemah, namun aku mampu merombak tatanan dunia.

Aku juga "bisa" merubah perilaku bahkan sifat manusia karena manusia mengidolakan aku.

Banyak orang berubah kepribadiannya, mengkhianati teman, menjual tubuh, bahkan meninggalkan keyakinan imannya, demi aku!

Aku tidak mengerti perbedaan orang saleh dan bejat, tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya miskin, baik atau buruk, terhormat atau terhina.

Aku bukan iblis, tapi sering orang melakukan kekejian demi aku.

Aku juga bukan pihak ketiga, tapi banyak suami istri pisah gara-gara aku. Anak dan orangtua berselisih gara-gara aku.

Sangat jelas juga aku bukan Tuhan, tapi manusia kadang lebih mementingkan aku daripada Tuhannya, bahkan menyembah aku seperti Tuhan.

Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa malah manusia mau jadi budakku?!

Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun, tapi banyak orang rela mati demi aku.

Perlu aku ingatkan, aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda, tapi tidak mampu memperpanjang hidup anda.

Kalau suatu hari anda di panggil Tuhan, aku tidak akan bisa menemani anda, apalagi menjadi penebus dosa-dosa anda, anda harus menghadapi sendiri dengan sang Pencipta lalu menerima
penghakimanNya...

Saat itu, Tuhan akan hitung-hitungan dengan anda, APAKAH SELAMA HIDUP ANDA MENGUNAKAN aku dgn baik, atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai TUHAN ? Bisa jadi saat itu anda akan membenci diriku..

Ini informasi terakhirku: Aku TIDAK ADA DI SURGA! Jadi jangan cari aku disana ya

Rabu, 25 Desember 2013

Ridha Suami jadi penentu Ridha Allah, Mengapa?

Suami dibesarkan oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun ketika dia dewasa, dia memilih mencintaimu yang bahkan belum tentu engkau mencintainya seumur hidupmu. Bahkan seringkali rasa cintanya padamu lebih besar daripada cintanya kepada dirinya sendiri atau ibunya sendiri.

Suami dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah ibunya hingga dia beranjak dewasa. Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menafkahimu, perempuan asing yang baru saja dikenalnya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.

Suami ridha menghabiskan tenaga, pikiran dan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu. Padahal dia tahu, di sisi Allah engkau lebih harus dihormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan dirinya. Namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia mencintaimu dan berharap engkau memang mendapatkan yang lebih baik daripadanya di sisi Allah.

Suami berusaha menutupi masalahnya di hadapanmu dan berusaha menyelesaikannya sendiri. Sedangkan engkau terbiasa mengadukan masalahmu pada dia dengan harapan dia mampu memberi solusi. Padahal bisa saja di saat engkau mengadu itu, dia sedang memiliki masalah lebih besar. Namun tetap saja masalahmu diutamakan dibandingkan masalah yang dihadapinya sendiri.

Suami berusaha memahami bahasa diammu dan bahasa tangismu, sedangkan engkau kadang hanya mampu memahami bahasa verbalnya saja. Itupun bila dia telah mengulanginya berkali-kali.

Suami lebih mendahulukan keinginan, kebutuhan dan kepentinganmu dan anak-anakmu dibandingkan keinginan, kebutuhan dan kepentingannya sendiri karena menganggap engkau dan anak-anakmu lebih penting di matanya dibandingkan dirinya, padahal bisa jadi dia sangat menginginkannya namun berusaha menahannya demi engkau.

Bila engkau melakukan maksiat, maka dia akan ikut terseret ke neraka karena dia ikut bertanggung-jawab akan maksiatmu. Namun bila dia bermaksiat, kamu tidak akan pernah dituntut ke neraka karena apa yang dilakukan olehnya adalah hal-hal yang harus dipertanggungjawabkannya sendiri.

Subhanallah……..

#Dikutip dari : Ust. Abu Fatiah Al Adnani dengan banyak modifikasi

Untuk istriku tersayang, hilangkan keraguanmu sedikitpun, dan yakinlah bahwa suamimu ini sangat-sangat mencintaimu kapanpun dan di manapun walaupun tidak sering kuungkapkan  langsung secara lisan. Semoga Allah selalu meridhaimu...

Rabu, 16 Oktober 2013

Undangan

Assalamu 'Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Segala puji hanya bagi Allah SWT, serta salam dan shalawat bagi Rasulullah SAW.

Dalam rangka menjalankan perintah Allah dan Sunnah Rasul-Nya, maka kami bermaksud untuk menyempurnakan separuh dari dien kami dengan mengikatkan diri dalam satu ikatan pernikahan seraya mengharap ridhaNya.

Untuk itu, dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami bermaksud untuk mengundang Bpk/ibu, Saudara/i, dan teman2 sekalian untuk menghadiri resepsi pernikahan kami yang Insya Allah akan diadakan pada:

Hari/tanggal : Ahad, 10 November 2013
Pukul             : 11.00 - 13.00
Tempat         : Gedung Kirana Sport Centre, Jl. Cut Meutia - Bekasi

Merupakan suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi kami jika Bpk/ibu, Saudara/i, dan teman2 sekalian berkenan hadir untuk mengiringi, serta memberikan do'a restu dalam menapaki lembaran baru perjalanan hidup kami.

Jazakumullahu Khairan Katsiran.

Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Hormat kami

Fitran dan Annisa

Kamis, 10 Oktober 2013

UNTUKMU

UNTUK CALON PENDAMPING HIDUPKU
Aku bukanlah pria hebat..
Aku bukanlah pria kaya....
Aku bukanlah pria yang pandai merayu...
Aku bukanlah pria yang pandai dalam merangkai kata kata...
Aku bukanlah pria yang ahli dalam agama...
Aku bukanlah pria mulia, yang ma'sum dr dosa seperti Rasulullah...
Aku bukanlah pria secerdas Ali...
Aku bukan pria sekuat Umar, sebijak Abu Bakar dan sekaya Usman..
Tapi aku hanyalah pria sederhana yang tak punya apa apa yang ingin menjadi dan mempunyai cita cita membina rumah tangga yang sakinah, mawadah, warrohmah ...
Teruntuk calon pendamping hidupku, tulang rusukku, yang tertulis dalam kitabnya...
Ingatlah, bahwa
Allah telah menakdirkan kita untuk hidup bersama sejak 50 ribu tahun sebelum kita dilahirkan..
Maka, siapapun engkau, setinggi apapun pendidikan dan sekaya apapun engkau..
Cintailah aku apa adanya jangan engkau cintai aku ada apanya ,,,, karana aku hanya pria biasa dan tak punya apa apa...

Selasa, 24 September 2013

Ar Rahmaan

Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Allah, Dzat yang memiliki sifat Pengasih dan Penyanyang yang sangat luas
Kasih sayang-Nya kepada hamba-Nya jauh mengalahkan kasih sayang orang tua kepada anaknya

Setetes kasih sayang Allah yang diturunkan ke bumi, sudah cukup untuk memenuhi alam ini dengan cinta

Yang dengannya, seekor kuda akan mengangkat kakinya agar tidak menginjak anaknya yang baru dilahirkannya

Yang dengannya, seekor laba-laba rela mati dimakan anak-anaknya yang baru menetas

Yang dengannya, berbagai hewan dengan siap menjaga keturunannya walau harus membahayakan sang induk

Yang dengannya, orang tua ikhlas untuk mengandung, melahirkan, menyapih, manafkahi, mendidik serta mengorbankan apa yang dimiliki demi kebaikan dzuriyyatnya

Yang dengannya, berbagai macam kisah yang penuh cinta dan pengorbanan yang mencengangkan terjadi didunia ini

Yaa Allah yg Rahman dan Rahiim, anugerahkan dan limpahkanlah kami sifatmu yg pengasih dan penyayang..

Jumat, 01 Juni 2012

PERGUNAKANLAH (OTAK ANDA)..!

Otot manusia, jika lama tidak digunakan maka ukurannya akan mengecil (atrofi). Dan sebaliknya, jika sering digunakan maka ukurannya tidak mengecil bahkan cenderung akan membesar (hipertrofi) apalagi jika digunakan melebihi beban yang biasa kita lakukan sehari-hari.

Tulangpun demikian. Tulang yang tidak pernah digunakan bergerak akan membuat deposit kalsium berkurang dan menyebabkan tulang menjadi keropos (osteoporosis) dan ukurannya akan berkurang. Sebaliknya, jika sering digunakan, terutama digunakan untuk melakukan gerakan-gerakan yang cepat dan menyentak, akan membuat deposit kalsium meningkat sehingga membuatnya kuat dan kokoh.

Pernahkah anda melihat orang yang lama berbaring di rumah sakit atau karena suatu keadaan membuatnya harus berada di tempat tidur untuk waktu yang lama sekali tanpa aktifitas? Ototnya kelihatan menciut dan tulangnya kelihatan lebih kecil. Selain mungkin karena keadaannya, hal tersebut terjadi karena organ geraknya tidak atau jarang digunakan. Tubuh manusia memang sangat efisien dan adaptif. Tubuh akan menyesuaikan kondisinya (termasuk fungsi dan ukuran) sesuai kebutuhan saja. 

Pernahkah anda memperhatikan kulit telapak tangan atau kaki para pekerja kasar? Biasanya kulitnya terlihat lebih tebal agar dapat lebih berfungsi sebagai pelindung dari berbagai gesekan dan trauma yang menimpanya agar tidak terjadi luka pada struktur di bawahnya. Alat-alat dalaman, termasuk kelenjar manusia juga memiliki fungsi adaptasi, dalam arti ukurannya akan berubah sesuai kebutuhan.

Itulah perbedaan manusia dan mesin. Mesin, jika digunakan -walaupun kerjanya ringan- akan menjadi aus. Sedangkan tubuh manusia justru semakin meningkat kemampuannya, tentunya jika digunakan dalam batas yang masih dapat ditoleransi tubuh. Banyak lagi sebenarnya contoh yang memperlihatkan fungsi adaptasi yang dilakukan oleh bagian atau organ tubuh kita. Dan fungsi tersebut kebanyakan dipengaruhi oleh 'digunakan' atau 'tidak digunakan'nya bagian atau organ tubuh tersebut seperti otot dan tulang yang sudah dijelaskan di atas.


Nah, bagaimana jika kita tidak menggunakan otak kita? Otak pun demikian. Jika jarang dipakai maka kemampuan otak akan menurun. Sebaliknya jika semakin sering digunakan berfikir, menyelesaikan masalah, mengeluarkan solusi atau ide, dll., justru menjadi latihan bagi otak untuk meningkatkan kemampuannya. Hubungan antar sel saraf (neuron) akan semakin bertambah melalui 'kabel-kabelnya' dan mempercepat laju 'konektivitasnya'. Orang-orang yang sering menggunakan otaknya sewaktu muda juga akan menurunkan kemungkinan untuk terkena penyakit-penyakit degeneratif otak seperti demensia. Bahkan semakin sering digunakan, maka otak manusia akan bertambah 'besar'. Karena tulang tengkorak yang menampung otak manusia ukurannya sudah tetap dan tidak dapat membesar, maka pembesaran otak dapat dilihat melalui semakin banyak dan dalamnya lipatan dan tonjolan otak. Otak manusia memang lebih luas dari luas tengkorak. Jika otak dapat dibuka lipatannya dan dihamparkan, maka luasnya kurang-lebih seperti luas kertas koran ukuran penuh, jauh melebihi luas tulang tengkorak. 

Mungkin bagi orang yang 'malas' menggunakan otaknya, ada yang beralasan bahwa otaknya sudah penuh atau 'full' sehingga sudah sulit untuk menerima pelajaran atau hal yang baru atau sekedar diminta untuk berfikir sedikit lebih berat. Ketahuilah bahwa kita hanya menggunakan sedikit sekali kemampuan otak kita dibanding kemampuan otak yang sebenarnya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa otak kita (walaupun cukup sering digunakan) hanya dipakai kurang dari 10% saja. Bahkan lagi, menurut orang-orang yang mendalami psikokinesis, otak bukan hanya dapat digunakan untuk berfikir atau sejenisnya, namun dapat dipakai untuk menggerakkan benda (telekinesis), berkomunikasi tanpa alat komunikasi (telepati), membaca pikiran, dan hal-hal luar biasa lain yang mungkin mustahil bagi banyak orang. Setiap manusia yang memiliki otak sebenarnya dapat juga melakukan hal tesebut, namun karena jarang digali dan digunakan untuk hal-hal tersebut, maka kemampuan tersebut terpendam, 'menciut' dan tidak mustahil akan hilang. Memang, kemampuan otak kita yang sebenarnya sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Sistem pendidikan kita hanya mendidik kita pada hal-hal yang itu-itu saja tanpa berusaha mengembangkan kemampuan otak yang lain. Namun dengan kesadaran, kita dapat meluangkan waktu untuk melatih kemampuan otak kita di luar jam 'sekolah'.

Nah, ini hanya sepenggal tulisan yang semoga dapat menambah ilmu di otak para pembacanya. Yang ingin saya tekankan adalah, pergunakan otak semaksimal mungkin, maka hal-hal luar biasa akan terjadi padamu. Otak memang diciptakan untuk tidak pernah istirahat walaupun pemiliknya sedang tidur. Jadi sekali lagi gunakanlah..!!

Apa yang terjadi jika pemuda dan anak-anak bangsa jarang menggunakan otaknya? Hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak berguna dan tidak produktif? Hari-harinya hanya menonton TV, melamun yang tidak jelas, hanya berkutik dengan status jejaring sosial, memikirkan lawan jenis, mencari kesenangan, mejeng dan duduk tidak jelas dipinggir jalan?
Apa yang akan terjadi pada otak mereka? Bagaimana nasib bangsa ke depan jika semuanya begitu?
Jawabannya, pikirkanlah sendiri...!!


by: fitgas